Bantentenkita- Program PNM Sukses Berdayakan 381 Ribu Perempuan Garut
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga pra sejahtera melalui peran perempuan.

Tak heran jika PNM dinobatkan sebagai lembaga keuangan non bank terbaik.
Penghargaan ini diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Garut kepada PNM Cabang Garut yang terus melakukan tugas pemberdayaan masyarakat melalui pembiayaan dan pendampingan.

Pimpinan Cabang PNM Garut, Ramadhan Firmansyah mengatakan lembaganya melalui sektor usaha mikro terus membantu kaum perempuan di Garut menjadi berdaya. Saat ini jumlah nasabah PNM di seluruh cabang Garut mencapai 381.644 orang.

“Kami terus mengembangkan kesejahteraan keluarga pra sejahtera melalui sektor usaha mikro untuk membantu kaum perempuan di Garut agar lebih berdaya,” ungkap Ramadhan usai menerima penghargaan dari Bupati Garut Rudy Gunawan kepada awak media pada Jumat (19/01/2023) melalui siaran rilisnya.

Ramadhan menambahkan, PNM konsen memberikan tiga modal sekaligus secara komprehensif kepada nasabah, yakni modal finansial, modal intelektual, dan modal sosial. Untuk menggenjot program tersebut, PNM Garut terus melakukan sosialisasi program kepada masyarakat luas.

“Baru-baru ini kami mengunjungi Dinas Pertanian Garut bertemu dengan Bapak Ir. Haeruman, M.P, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut. Di sana kami melakukan pelatihan pengolahan kedelai menjadi sumber pendapatan,” sambung Ramadhan.

Pelatihan ini terinspirasi dari usaha nasabah PNM bernama Waniti. Ia sukses mengelola bantuan permodalan yang diterima dari PNM untuk mengawali usaha tauge. Kini usaha tersebut berkembang ke produk tempe dengan skala yang lebih besar.

PNM Garut terus mengupayakan peningkatan kapasitas usaha nasabah, sehingga diharapkan usaha mereka menjadi lebih stabil, berkembang, dan inovatif.

“Produk Mekaar mendukung sepenuhnya usaha nasabah dengan memberikan pelatihan cara pengemasan, pemasaran, sampai sertifikasi halal dan segala keperluan training untuk meningkatkan skill berusaha bagi nasabah,” pungkas Ramadhan. [Sam]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *