
Kota Tangerang, (BantenKita) – Rabu, 16 Juli 2025, Ketua Umum Dekranasda Banten Tinawati Andra Soni menyatakan bahwa kerajinan lokal Tangerang memiliki potensi besar untuk berkembang dan bersaing di pasar nasional maupun global.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam Pelantikan Pengurus Dekranasda Kota Tangerang masa bakti 2025–2030 di Gedung Puspem Kota Tangerang. Dalam sambutannya, Tinawati mendorong jajaran pengurus untuk segera menjalankan peran strategis mereka.
“Kota Tangerang memiliki peran penting dengan kemajuan ekonomi yang signifikan. Potensi ini harus dimanfaatkan,” katanya.
Ia menyebut, kerajinan lokal Tangerang meliputi kulit, batik, fesyen, aksesori, anyaman, hingga produk daur ulang. Menurutnya, kekayaan ini bukan hanya bernilai ekonomi, tetapi juga bagian dari identitas budaya daerah.
“Kerajinan lokal Tangerang mencerminkan kreativitas dan kearifan lokal. Ini harus terus digali dan dikembangkan,” ujarnya.
Tinawati juga menekankan pentingnya inovasi, kualitas, dan daya saing produk kerajinan lokal Tangerang. Ia mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas pasar kerajinan.
“Kita perlu bersinergi dengan dunia usaha, akademisi, dan pelaku industri agar produk lokal bisa tembus pasar global,” jelasnya.
Dekranasda, lanjutnya, harus menjadi penggerak ekonomi berbasis kreativitas dan sumber daya lokal. Pelatihan dan penguatan SDM juga menjadi kunci utama keberhasilan pengrajin.
“Dekranasda harus mendorong kewirausahaan lokal dan memperkuat posisi UMKM di sektor kerajinan,” tegasnya.
Selain pelantikan pengurus Dekranasda, juga dilakukan pengukuhan Pokja Bunda PAUD dan Bunda PAUD Kecamatan se-Kota Tangerang. Tinawati berharap PAUD di setiap kecamatan mampu menjangkau seluruh masyarakat.
Wali Kota Tangerang H. Sachrudin turut hadir dan mengukuhkan Masturoh Sachrudin sebagai Ketua Dekranasda Kota Tangerang. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap peran strategis Dekranasda.
Menurut Sachrudin, Dekranasda harus membina dan mengembangkan produk kerajinan lokal agar semakin dikenal. Kolaborasi multipihak menjadi strategi utama mencapai tujuan tersebut.
“Pemkot Tangerang akan terus membangun sinergi lintas sektor dalam mendukung UMKM dan pengrajin lokal,” pungkasnya. (Ril)