Universitas Buddhi Dharma Mewisuda Program Studi Magister Untuk Pertama Kali

Tangerang(Bantenkita)- Universitas Buddhi Dharma (UBD) mewisuda 550 mahasiswa magister, sarjana, dan ahli madya pada Sabtu 22 November 2025 bertempat di Auditorium Vipassi Building Buddhi Dharma University, Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Karawaci. Momen wisuda ke 11 dan Dies natalis ke 31 ini UBD pertama kali mewisuda mahasiswa program studi magister. 

Ketua Umum Perkumpulan Boen Tek Bio, Ruby Santamoko menuturkan, wisuda kali ini terasa istimewa, pasalnya menjadi wisuda pertama bagi mahasiswa magister. 

“Wisuda magister ini mengingatkan perjuangan kami 3 tahun lalu mendapatkan SK pasca sarjana, hari ini membanggakan karena wisuda pertama magister UBD,” ujar Ruby.

Ruby menyebut, dibukanya program studi magister di UBD menunjukan bukti dan komitmen nyata Perkumpulan Boen Tek Bio kepada dunia pendidikan.

“Buktinya kampus ini dibangun untuk kepentingan masyarakat, membantu pemerintah dalam mencerdaskan bangsa dan negara,” ujarnya.

Dalam momen wisuda ini, Ruby berpesan kepada Rektor dan jajaran pengajar UBD untuk terus menjaga mutu dan kualitas pendidikan. Lalu kepada wisudawan agar bermanfaat bagi masyarakat.

“Kepada wisudawan bahwa hari ini telah menerima ijasah dari kampus yang terakreditasi baik, namun kampus yang sesunguhnya setelah keluar dari ruangan ini yaitu kampus kehidupan. Harapannya gunakan ijasah, dan ilmu pengetahuan untuk mengabdi di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

Rektor UBD, Dr Limajatini menuturkan, dibukanya program studi magister bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Melalui prodi magister, UBD berharap lulusan S-1 khususnya lulusan UBD dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang S-2.

“Kami berharap wisudawan S-1 tidak berhenti belajar, tetapi bisa melanjutkan ke S-2, karena sekarang dengan tantangan perkembangan zaman kompetitif di lapangan kerja, kalau bisa melanjutkan ke S-2 lebih baik,” ujarnya.

Menyambut tantangan lapangan kerja yang semakin kompetitif, UBD membekali lulusan dengan hardskill dan softskill.

“Jadi selain ijasah, disini ada hardskill dan softskill, softskill melalui berbagai kegiatan di kampus yaitu Unit Kegiatan Mahasiswa atau UKM, softskill bagaimana menambah EQ, mahasiswa memiliki EQ yang tinggi bukan hanya IQ, bagaimana menjalin network, relasi dan mempunyai empati kepada orang lain, jadi ini yang kami ajarkan juga kepada mahasiswa,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor menyampaikan sejumlah prestasi yang diraih oleh mahasiswa dan dosen UBD. Prestasi ini menjadi motivasi bagi mahasiswa dan dosen untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan.

“Kami terus mendorong dan memfasilitasi mahasiswa tak hanya kuliah tetapi berprestasi baik akademik dan non akademik, seperti kemarin ada mahasiswa menang juara dua lomba game development,” ujarnya.

Kemudian, prestasi dosen yang berhasil meraih hibah penelitian dari Kementerian Dikti Saintek RI. “Dosen kami dorong mengamalkan tridharma perguruan tinggi tak hanya mengajar tetapi juga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Ketua Panitia Wisuda ke 11 UBD, Suryadi menambahkan, UBD mewisuda 550 mahasiswa yang terdiri dari magister, sarjana dan ahli madya. Wisuda  mengusung tema resilience, wisdom, and new beginnings yang maknanya menggambarkan tiga elemen penting yang menyertai momen wisuda. 

“Resilience bermakna ketangguhan dalam menghadapi tantangan akademik, wisdom mengartikan pengetahuan yang diperoleh selama studi, ketiga yaitu new beginnings mengartikan awal kehidupan baru setelah lulus,” pungkasnya.(dtya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *