2.300 Jiwa Kosambi Timur Terdampak Banjir, Kades Hasan Nudin: Kita Evakuasi Warga

Para kader PDI Perjuangan saat melakukan peninjauan warga terdampak banjir di wilayah Kosambi Kab.Tangerang.

Kabupaten Tangerang – Banjir yang Merendam Ratusan Rumah Di Desa Kosambi Timur, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang hingga Rabu (14/1/2025). Sedikitnya 2.300 jiwa terdampak akibat luapan air yang merendam delapan RW di wilayah tersebut, dengan ketinggian Bervariasi 50 Sampai 100 Centimeter.

Kepala Desa Kosambi Timur, Hasan Nudin, menjelaskan bahwa banjir melanda RW 01, 02, 03, 05, 08, 011, dan 018. Menurutnya, banjir kali ini tergolong cukup parah sehingga langkah awal yang dilakukan pemerintah desa adalah mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman.

“Penanganan pertama kami lakukan evakuasi dulu. Setelah itu kami data kebutuhan warga di lokasi pengungsian,” ujar Hasan pada wartawan, Rabu (14/1/2026).

Pemerintah desa kemudian mendirikan dapur umum di lima titik untuk memenuhi kebutuhan logistik warga terdampak. Selain itu, akibat pemadaman listrik selama hampir dua hari, pihak desa juga menyediakan genset di tiga titik pengungsian.

“Kami sampai membeli genset karena listrik mati hampir dua hari. Dapur umum tetap harus berjalan,” ucapnya.

Hasan Nudin menjelaskan, banjir disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi serta posisi Desa Kosambi Timur yang berada di wilayah hilir. Air kiriman dari sejumlah wilayah hulu, seperti kawasan Bandara Soekarno-Hatta dan desa-desa sekitar seperti Belimbing dan Cengklong, mengalir dan bermuara di Kosambi Timur.

“Setiap tahun kami memang terdampak. Air dari hulu semuanya jatuh ke wilayah kami,” jelasnya.

Foto kebersamaan para kader PDI Perjuangan menyalurkan sejumlah bantuan pangan bagi warga yang terdampak banjir di posko pengungsian.

Saat ini, kondisi mulai berangsur membaik. Warga telah kembali ke rumah masing-masing untuk melakukan pembersihan. Pemerintah desa juga bekerja sama dengan puskesmas setempat untuk memberikan layanan kesehatan.

“Kami adakan pengobatan di semua titik, dibantu sekitar delapan tenaga medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang,” kata Hasan.

Meski kondisi dinilai sudah relatif aman, Hasan berharap ada perhatian lebih ke depannya untuk pencegahan banjir, terutama perbaikan saluran air, irigasi, serta penertiban bangunan yang berdiri di atas aliran air.

“Kami berharap ada orang-orang baik yang mau membantu memberi solusi, seperti pengadaan pompa, perbaikan saluran air, dan pembongkaran bangunan yang menghambat aliran air,” ujarnya.

Badan Penanagulangan Bencana Tingkat Daerah DPRD Kabupaten Tangegrang dari Partai Demokraai Indonesia Perjuana

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BAGUNA) Anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Fraksi PDI Perjuangan, Ria Nurhijriah Bersama Kedua Rekannya Gita Swantika dan Lisiawati lase , menyampaikan bahwa pihaknya turut menyalurkan bantuan Kepada warga Desa Kosambi Timur yang Menjadi korban banjir.

“Baguna sudah turun langsung ke desa. Bantuan yang diberikan antara lain 50 dus mi instan, air bersih, air mineral, serta beras,” ungkap Ria.

Selain itu, setiap pos pengungsian juga menerima bantuan dana sebesar Rp1 juta untuk kebutuhan dapur umum, seperti pembelian cabai dan bawang. Total bantuan beras yang disalurkan mencapai hampir enam kuintal.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak banjir serta mendukung pemulihan pascabencana di Desa Kosambi Timur. (Sam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *