
Serang, (BantenKita) – Para Aparatur Sipil Negara (ASN) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, menyebar bantuan berupa paket sembako kepada warga korban terdampak banjir. Bantuan sembako merupakan hasil dari sumbangan para ASN di lingkungan Pemkab Serang.
Berdasarkan perintah Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, pada Kamis, 15 Januari 2026 para Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Serang terbagi 3 tim menyebar sembako di semua wilayah yang terdampak bencana banjir beberapa hari terakhir akibat dari tingginya curah hujan.
Koordinator Tim 3 yakni Asisten Daerah (Asda) III Kabupaten Serang, Ida Nuraida bersama para Kepala OPD meliputi Inspektur Sugi Hardono, Staf Ahli Bupati Encup Suplikhah, Kepala BPKAD Epi Priatna, Kepala Bapenda Lalu Farhan Nugraha, Kepala Diskominfo Surtaman, Direktur BPR Serang Dadi Suryadi menyalurkan bantuan paket sembako melalui Camat Kibin, Asep Saefullah.
Kemudian melanjutkan menyalurkan bantuan sembako kepada warga Desa Ketos tepatnya di Perumahan Bumi Ketos Regency yang masih terendam banjir mencapai selutut orang dewasa. Kemudian, melanjutkan menyalurkan bantuan ke Kecamatan Cikande melalui Camat Cikande Aat Supriyadi.
“Kegiatan hari ini kita tim di bagi menjadi 1, 2 dan 3 oleh Pemkab Serang. Beberapa OPD di tim 1,2 dan kami tim 3 terdiri dari Bapenda, Bapperida, DPKD, BPKAD, Inspektorat, Staf Ahli Bupati, Diskominfo dan RSDP,” kata Asda III Ida Nuraida kepada wartawan di Kantor Kecamatan Cikande.
Ida Nuraida mengatakan, untuk bantuan sembako yang disalurkan kepada korban banjir ini merupakan asli original dari para ASN yang berada di lingkup OPD Pemkab Serang.
“Jadi sumbangan dari para ASN,” katanya.
Sedangkan bantuan dari APBD, sebut Ida belum disalurkan. Karena saat ini, pihaknya sekaligus melakukan asesmen, berapa jumlah warga yang terdampak dan berapa luas rendaman.
“Setelah melakukan asesmen, maka akan data berapa jiwa yang terkena baru nanti yang terkait seperti BPBD, Dinsos itu semuanya menyalurkan bantuan sesuai dengan luas terdampak dan jiwa yang terkena,” terangnya.
Dengan terjadinya bencana hidrometeorologi, bencana yang terjadi akibat perubahan cuaca dan iklim, kata Ida, terutama hujannya di ambang batas terlalu banyak debit air yang jatuh, dan luas wilayah Kabupaten Serang tidak bertambah.
“Luas wilayah kita tidak bertambah, segini aja. Yang bertambah itu penduduk, sehingga yang tadinya resapan air banyak yang menjadi rumah penduduk, sehingga tidak ada resapan yang mencukupi arealnya,” jelasnya.
Selain sembako, sebut Ida Nuraida adanya aspirasi warga di Perumahan Bumi Ketos Regency yang masih terendam banjir meminta bantuan operasional bahan bakar pompa air.
“Tadi hasil asesmen ada 1 desa untuk pompa air perlu bahan bakar solar, sehari 1000 liter untuk memompa,” ucapnya.
Pada intinya, Ida Nuraida menegaskan jika bantuan yang disalurkan saat ini hasil dari urunan para ASN Pemkab Serang.
“Kita keroyokan dulu, ini spontan kepedulian ASN Pemda Kabupaten Serang kepada warga terdampak, bahwa ASN peduli,” tandasnya.
Selanjutnya, tim terbagi dua kembali menyalurkan bantuan di dua kecamatan yakni Kecamatan Kopo dan Kecamatan Tunjung Teja. (Rid)