
KOTA TANGERANG – Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah Banten, Dr. PO Abas Sunarya, menegaskan pentingnya kekompakan seluruh perguruan tinggi di Banten untuk mendorong kemajuan pendidikan tinggi, khususnya di bidang kesehatan.
Hal tersebut disampaikan Abas Sunarya saat menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Himpunan Perguruan Tinggi Kesehatan (HPTKes) Wilayah Banten Periode 2025–2029, yang digelar pada Selasa (13/1/2026) di Istana Nelayan Resto, Panunggangan Utara, Kota Tangerang.
“Banten ini selalu kompak. Walaupun banyak kegiatan dan asosiasi lain, kita tetap satu. Inilah kunci bagaimana Banten bisa maju,” ujar Abas dalam sambutannya.
Acara pelantikan turut dihadiri Ketua Umum APTISI Prof. Dr. Ir. H. Budi Djatmiko, M.Si., M.E.I., Sekretaris Jenderal Majelis Pusat APTISI Dr. Fatimah, serta perwakilan berbagai asosiasi perguruan tinggi seperti ABPPTSI, APPERTI, ADI, APTIKOM dan para dewan pakar pendidikan tinggi.
Dalam kesempatan tersebut, Abas Sunarya juga melaporkan perkembangan upaya menghadirkan pusat layanan LLDIKTI Wilayah IV di Provinsi Banten. Ia menyebutkan, proses penyerahan lahan telah mengalami kemajuan signifikan.
“Alhamdulillah, awalnya satu hektare, kini menjadi lebih dari dua hektare berkat dukungan Pak Gubernur. Proses administrasi memang sempat tertunda, namun penyerahan tanah baru rampung akhir Desember,” jelasnya.
Menurut Abas, keberadaan LLDIKTI di Banten sangat dibutuhkan untuk mempermudah pelayanan perguruan tinggi swasta, mengingat selama ini sebagian besar urusan masih harus dilakukan ke Bandung, Jawa Barat.
“Kalau ada undangan pagi dari Bandung, sering kali kita harus bermalam. Ini tentu menghambat efektivitas dan kelancaran pelayanan, termasuk dalam urusan kebijakan pendidikan tinggi,” katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa kualitas perguruan tinggi di Banten terus mengalami peningkatan. Saat ini, beberapa perguruan tinggi telah berhasil meraih predikat unggul.“Alhamdulillah, kita sudah pecah telur. Sudah ada perguruan tinggi unggul di Banten, termasuk yang terbaru Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT),” ujarnya disambut tepuk tangan hadirin.
Abas menambahkan, jumlah perguruan tinggi swasta di Banten saat ini tercatat sebanyak 94 PTS. Ia memastikan bahwa seluruh perguruan tinggi yang berada di wilayah Banten ke depan akan berada di bawah naungan LLDIKTI Wilayah IV, tidak lagi terafiliasi dengan LLDIKTI Jakarta.
Melalui pelantikan pengurus HPTKes Indonesia Wilayah Banten ini, Abas berharap sinergi antarperguruan tinggi, asosiasi, dan pemangku kepentingan pendidikan di Banten semakin kuat demi peningkatan mutu pendidikan dan layanan kesehatan di masa mendatang. (Sam)