Serang, (Banten Kita) – “Kampung Kuliner Kontainer” adalah salah satu lokasi wisata kuliner kekinian di Kota Serang yang ditawarkan bagi para pemburu makanan lezat. Dikatakan Kampung Kuliner Kontainer karena ¬†toko atau warung yang menyediakan makanan dan minuman di lokasi tersebut terbuat dari kontainer, berada di halaman kantor Perhutani di Jalan Yusuf Martadilaga Kota Serang.

Wisata Kuliner yang berada di tengah-tengah Kota Serang ini menggunakan sekitar 20 kontainer untuk menjajakan berbagai jenis makanan diantaranya sate taichan, seblak, seafood, ramen dan ayam geprek. Adapun harga makanan yang ditawarkan cukup murah yakni mulai dari Rp5000 hingga Rp150.000 per porsi.

Biasanya di wisata kuliner yang besebelahan dengan alun-alun Kota Serang tersebut ramai dikunjungi hampir setiap hari mulai pukul 16.00 WIB hingga pukul 23.00. Warung ini berlokasi di depan kantor PT Perhutani dengan memanfaatkan lahan kosong milik Perhutani. Setiap pedagang yang ingin membuka warung makan dikenakan biaya 8 juta per tahun. 

Selain itu para pedagang juga harus mempersiapkan containernya sendiri dengan ukuran sesuai yang di tentukan agar semua terlihat sama.

“Kami para pedagang membutuhkan lahan yang baik untuk berjualan, makanya kami meminta izin untuk berjualan disini dan memanfaatkan lahan PT Perhutani yang tidak terpakai. Supaya semuanya kondusif dan terorganisir maka kami membuat sebuah paguyuban,” kata Andi pemilik warung sate taichan saat ditemui di Serang, Jumat.

Tempat makan kekinian ini di kunjungi banyak orang karena selain tempatnya yang unik, kampung kuliner ini juga di desain untuk semua kalangan mulai dari anak sekolahan hingga ibu dan bapak pekerja. Bagi mereka yang senang berwisata kuliner dengan keluarga, senang nongkrong bareng teman teman, dan mengerjakan tugas sambil makan, maka di tempat ini sangat cocok. Selain itu, setiap malam di lokasi wisata kuliner ini juga selalu dimeriahkan oleh ‘live music’ serta dilengkapi dengan wifi dan taman yang unik.

“Tempatnya nyaman enak buat kumpul bareng teman dan keluarga, karna suasananya yang ‘outdoor’ dan kalau malam ada live musiknya. Cocok banget untuk anak muda seperti saya,” kata Avi salah seorang pengunjung Kampung Kuliner Kontainer tersebut.¬† (Bil/Ant)