Pandeglang, (BantenKita) – Mendapatkan info kecelakaan dari petugas Laka Lantas Polres Pandeglang. Petugas samsat pandeglang Ega Cahya Pebrian melakukan survey ahli waris yang berada di kediaman korban, beralamat di Kp.Badongan Ds.Teluk Kec.Labuan Kab.pandeglang – Banten, Selasa 19/03/2024.

Telah terjadi kecelakaan pada tanggal 07/03/2024 kendaraan R2 dengan R2 lainnya. Kejadian ini terjadi di jalan raya Pandeglang – Labuan Kabupaten Pandeglang dimana kendaraan R2 No.Pol A 4122 JF yang dikendarai Moch Iqbal melaju dari arah Labuan menuju Pandeglang dengan kecepatan tinggi.

Pada saat di TKP kendaraan tersebut menabrak kendaraan R2 lainnya No.Pol A 4533 CW yang dikendarai Suganda. Akibat kejadian kecelakaan tersebut korban Moch Iqbal di evakuasi ke faskes terdekat untuk mendapatkan penanganan medis, setelah itu korban di rujuk ke RSUD Drajat Prawiranegara sampai akhirnya korban meninggal dunia di Rumah Sakit.

Kepala PT Jasa Raharja Cabang Banten Saldhy Putranto, mengatakan, kami mengucapkan turut berduka cita atas kecelakaan yang menimpa korban.

PT Jasa Raharja menjamin korban kecelakaan kepada setiap orang yang meninggal dunia/luka-luka/cacat tetap akibat kecelakaan yang disebabkan oleh alat angkutan lalu lintas jalan. Santunan tersebut berasal dari iuran Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) yang dibayarkan masyarakat setiap tahun. Hal ini merupakan implementasi dari perlindungan dasar pemerintah yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964.

“Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 16/PMK.010/2017 besaran santunan meninggal dunia kepada ahli waris yaitu sebesar Rp50 Juta, ini sebagai wujud negara hadir memberikan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas jalan, dan santunan korban meninggal dunia diserahkan pada hari selasa, 19/03/2024 dengan mekanisme transfer ke rekening ahli waris korban,” jelasnya.

“Kami juga menghimbau kepada masyarakat Indonesia khususnya pengguna jalan, untuk mentaati marka jalan dan aturan berkendara sesuai dengan ketentuan yang berlaku, menjaga kondisi tubuh dan memastikan semuanya dalam keadaan yang baik untuk melakukan perjalanan,” tutup Saldhy Putranto. (Ril)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *